Ukiran Pena
Minggu, 13 Maret 2016
Lawan Tertangguh
Memang cinta datang tak memcoba untuk permisi sampai tak tau jikalau hati itu terisi. Sebegitu tak sopannya cinta yang dikata banyak orang sungguh indah. Cinta yang datang untuknya bermula dari sebuah kenyamanan yang luar biasa darinya. Tapi apalah daya, cinta hanya mampu diam untuk mencoba menjadi indah. Mencoba menjadi sahabat yang mampu menemani disetiap saat, mencoba menjadi penyuntik semangat untuknya walaupun dengan diam selalu dia berkata cinta untuknya. Terkadang memang sebodoh itu. Dia berlagak bodoh tentang dia yang ada dihatinya. Hati mulai berperang dengan hebatnya, disaat logika ingin meninggalkan dirinya yang memberikan sejuta senyum syukur tapi hati masih terlalu ikhlas untuk selalu menemani untuk dia yang sangat dikagumi. Iya cinta memang sebodoh itu tapi tak mampu lagi untuk tak berkata "Ya, saya mencintainya" dalam hati yang lirih. Keikhlasan yang masih berbisik dengan kerasnya "kuatlah untuk dia yang kau cinta" ❤
Sahabat Merpati
Seakan siang berganti malam sekedipan mata, terang datang hujan, kopi hitam berasa manis, asap rokok terasa nikmat, gitar menarikan dentingannya sendiri. Sebegitu mudahnya permainan yang kau tunjukkan. Masalah hati yang selalu dibisikkan lirih olehnya tanpa dimegerti. Cinta kasih masih untuk merpati yang menari mengudara yang merenggut seisi jiwanya namun ada kesetian sahabat layaknya bayangan yang selalu berjalan seiringan tanpa genggaman. Dia tetap memacu kuda melawan angin tuk dapatkan merpati. Sahabat yang lelah tersandar tertampar angin yang dia lawan tuk seorang merpati. Tak ada lagi terik panas yang mencucurkan keringat yang ada hanya senyuman diperbatasan senja✌💕😊
Langganan:
Postingan (Atom)